Image by Steve Buissinne from Pixabay
Pendahuluan
Ada beberapa kelompok kristen yang meyakini bahwa minyak urapan dapat memberikan kesembuhan bagi yang percaya dan karena keyakinan tersebut banyak kelompok gereja yang menggunakan minyak urapan untuk menyembuhkan orang, segala macam penyakit di layani dan di olesi dengan minyak urapan, pada pandemi covid-19 minyak urapan justru disingkirkan dengan vaksinasi, banyak jemaat yang lebih memilih vaksinasi dari pada minyak urapan, dan minyak urapan pun semakin ditinggalkan karena kebenarannya telah di uji, covid-19 telah mengujinya, dan hasilnya ialah minyak urapan tidak dapat menyembuhkan segala macam penyakit.
Isi
Apakah minyak urapan memang memiliki kuasa untuk menyembuhkan orang yang sakit? bagaimana dengan tanggapan Alkitab sendiri? apa yang Alkitab katakan mengenai minyak urapan?
Mengenai minyak urapan yang kudus
22 Berfirmanlah Tuhan kepada Musa: 23”Ambillah rempah-rempah pilihan, mur tetesan lima ratus syikal, dan kayu manis yang harum setengah dari itu, yakni dua ratus lima puluh syikal, dan tebu yang baik dua ratus lima puluh syikal, 24dan kayu teja lima ratus syikal, ditimbang menurut syikal kudus, dan minyak zaitun satu hin. 25Haruslah kaubuat semuanya itu menjadi minyak urapan yang kudus, suatu campuran rempah-rempah yang dicampur dengan cermat seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah; itulah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus.
Minyak urapan adalah minyak yang terdiri dari berbagai rempah-rempah, dan rempah-rempah ini diracik dengan teliti sesuai dengan petunjuk Tuhan, namun pada kenyataan sekarang ini, minyak goreng saja bisa dikatakan sebagai minyak urapan, tentu ini adalah sebuah penyesatan karena minyak urapan itu terdiri dari ingredients yang telah di tentukan.
32Kepada badan orang biasa janganlah minyak itu dicurahkan, dan janganlah kaubuat minyak yang semacam itu dengan memakai campuran itu juga: itulah minyak yang kudus, dan haruslah itu kudus bagimu. 33Orang yang mencampur rempah-rempah menjadi minyak yang semacam itu atau yang membubuhnya pada badan orang awam, haruslah dilenyapkan dari antara bangsanya.”
Minyak urapan juga tidak boleh di tuangkan atau di olesi kepada orang awam, namun gereja malah menuangkannya kepada banyak orang, oleh karena itu gereja telah melakukan banyak kesalahan, asal mengklaim minyak urapan dan malah menuangkannya kebanyak orang, ini adalah penyesatan yang di praktekkan oleh gereja secara terang-terangan.
Karena apa yang di praktekkan gereja adalah penyesatan maka hasilnya adalah penyesatan, sehingga pada masa pandemi pun kebenaran doktrin minyak urapan ini langsung di uji oleh covid-19 dan virus ini menguji secara cermat, dan hasilnya doktrin ini memiliki kecacatan, dan yang menang ialah covid-19, sehingga banyak jemaat yang lebih memilih vaksinasi daripada mengandalkan minyak urapan, karena doktrin ini memang sebuah doktrin yang sesat.
Dalam keluaran 40:9 di jelaskan bahwa fungsi dari minyak urapan sendiri adalah untuk mengurapi Kemah Suci agar Kemah tersebut menjadi kudus, jadi tidak ada kaitannya dengan kesembuhan ilahi. Gereja yang mengajarkan kesembuhan ilahi melalui minyak urapan tentulah sebuah penyesatan.
Penutup
Minyak urapan itu bukan sembarangan minyak, ada bahan-bahan khusus untuk membuatnya dan itu semua telah di tentukan dan ketentuannya telah tertulis di dalam Alkitab, dan di katakan lagi bahwa minyak ini tidak boleh di tuangkan kebadan orang, jika ada yang menuangkannya maka ia telah melanggar. Gereja pada masa kini yang mengklaim minyak urapan sebagai sarana kesembuhan telah melanggar ketetapan-ketetapan ini, tentulah gereja ini adalah penyesat dan harus kita hindari.
Tags
Apologet

