Sihir Dalam Alkitab


 Image by Ann_Milovidova from Pixabay


Sihir Dalam Alkitab

 

Pendahuluan

Sejauh ini hamba Tuhan yang mengajarkan persoalan sihir ini ialah seorang hamba yang terkenal dengan inisial DT, tentu pengajaran-pengajarannya tidak saya terima karena apa yang di ajarkannya bukan berasal dari kebenaran firman, ia tidak melihatnya dari perspektif alkitab tetapi melihatnya dari perspektifnya yang dulu.

 

Oleh karena itu, karena begitu banyaknya pengajarannya yang jauh dari firman tentu masalah ini membuat pengajaran menjadi tidak berimbang, dan untuk mengimbanginya maka saya akan membahasnya melalui kebenaran firman Tuhan, apa yang alkitab catat mengenai sihir ini?

Pembahasan

2 Teselonika 2 yang berbicara mengenai kedatangan anti-kristus memberitahukan kepada kita bahwa rancangan-rancangan jahat berasal dari Iblis dan rupa-rupa perbuatan ajaib juga bisa mereka kerjakan; signs and wonders bisa mereka kerjakan, karena Iblis dan pengikutnya memiliki kuasa.

 

Pekerjaan-pekerjaan mereka yang penuh keajaiban ini bisa kita perhatikan melalui penyihir-penyihir Mesir pada waktu orang Israel hendak di bawa keluar oleh Musa dan Harun. Meskipun mereka berkuasa untuk membuat perbuatan-perbuatan ajaib, kuasa mereka itu terbatas adanya, kita bisa melihat ini dalam peristiwa yang tertulis di kitab Keluaran.

 

Hukum Taurat dengan begitu jelas dan tegas melarang akan adanya praktik-praktik sihir, di katakan dalam Ulangan 18:9-12 tidak boleh melakukan persembahan anak-anak kepada berhala, tidak boleh menjadi petenung, peramal, penelaah, penyihir, dsb. Jika ada yang melakukan ini, maka mereka melanggar perintah Tuhan dan di katakan bahwa perbuatan-perbuatan semacam ini adalah perbuatan yang keji menurut pandangan Tuhan.

 

Orang-orang yang mengikut Kristus, mereka yang menerima injil dan menjalani hidup baru maka haruslah mereka juga meninggalkan kebiasaan lama mereka, salah satunya ialah praktik-praktik sihir. Kisah Para Rasul 19:13-20 menjelaskan bahwa mereka yang bertobat meninggalkan semua ilmu yang mereka punya.

 

Dari pelajaran anak-anak Skewa maka dapat kita ketahui bahwa sihir tidak dapat mengusir Iblis, sihir tidak punya kuasa atas mereka. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini dapat terjadi karena sihir berasal dari mereka, dan tidak mungkin untuk mengusir Iblis menggunakan kuasa Iblis, yaitu sihir. Tuhan Yesus sendiri pernah mengatakan “…kalau Iblis mengusir Iblis, ia pun terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri; bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?” (Mat. 12:26).

 

Oleh karena itu, orang yang melakukan sihir berarti mereka menjadi bagian dari kuasa kegelapan, karena dari sanalah kuasa itu berasal. Kuasa itu tidak berasal dari Allah, karena kuasa Allah sangat dahsyat adanya. Jika sihir itu berasal dari pekerjaan-pekerjaan setan, maka orang percaya tidak akan bisa melakukan ilmu-ilmu tersebut.

Mengapa orang-orang kristen tidak bisa melakukan praktik sihir? Karena ada hadirat Roh Kudus di dalamnya, jadi ketika ada roh jahat yang berusaha mendekat tentulah ia akan lari ketakutan karena mereka telah melihat Roh Allah.

 

Jika ada orang kristen yang bisa melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib maka sumber kuasa tersebut sudah jelas berasal dari Allah. Jika kuasa itu berasal dari Allah maka yang mengerjakannya adalah Roh Kudus, Roh Allah akan bermanifestasi dalam kehidupan orang percaya dan kuasa-Nya akan tampak pada kehidupan mereka itu.

 

1 Korintus 12 menjelaskan mengenai karunia-karunia yang di manifestasikan oleh Roh Kudus, selama ini gereja hanya begitu condong terhadap karunia berbahasa roh sehingga karunia-karunia yang lainnya di lupakan begitu saja. Jika ada seorang kristen dengan karunia Roh ia bisa mengadakan mujizat maka dengan cepat orang tersebut di tuduh sebagai tukang sihir dan sebagainya, padahal karunia Roh juga berbicara mengenai perbuatan mujizat.

 

Roh Kudus juga akan memberikan karunia tentang nubuatan, oleh karena itu jangan kita langsung menghakimi seorang kristen jika ia bisa bernubuat lalu kita katakan dia sebagai seorang peramal, kita tidak bisa menghakiminya begitu saja. Mengingat Roh Kudus juga memberikan karunia nubuatan maka haruslah kita memiliki hikmat untuk membedakannya, haruslah kita meminta kepada Roh Kudus juga karunia untuk membeda-bedakan roh maka dengan demikian kita bisa melihat apakah seorang kristen tersebut melakukan praktik sihir atau justru ada kuasa Roh Kudus yang sedang melingkupinya.

 

Jikalau ada seorang kristen yang bisa membeda-bedakan bermacam roh belum tentu karena ia melakukan praktik sihir, ingat orang kristen tidak bisa melakukan perbuatan sihir karena ada Roh Kudus yang bernaung di dalamnya. Jangan kita cepat-cepat mengambil kesimpulan bahwa orang ini telah menyimpang, tetapi kita harus lihat terlebih dahulu dari mana kuasa tersebut berasal, ingat orang kristen tidak bisa melakukan sihir.

 

Jika gereja hanya terfokus pada satu karunia saja yaitu berbahasa roh maka karunia-karunia yang lain akan di abaikan dan bagi orang kristen yang memiliki karunia yang di abaikan tersebut cenderung mendapat tuduhan sebagai pelaku praktik sihir dan sebagainya, komentar-komentar negatif akan dengan cepat keluar dari mulut mereka. Hal ini terjadi karena gereja hanya mengenal bahasa roh saja, akibatnya gereja tutup mata dengan perbuatan-perbuatan ajaib yang Roh Kudus lakukan di tengah-tengah umat-Nya.

 

Ilmu sihir dan kuasa Allah memanglah terlihat sama, hal ini kita bisa pelajari dari kitab Keluaran, ketika bangsa Israel hendak di antarkan keluar oleh Musa dan Harun, kita bisa melihat bagaimana penyihir-penyihir Mesir meniru segala pekerjaan Allah yang ajaib, namun jika kita pelajari dengan saksama, penyihir-penyihir tersebut memiliki kuasa yang terbatas, sedangkan Allah tidak mengenal batasan.

 

Mengingat kuasa sihir berasal dari pekerjaan-pekerjaan si jahat maka yang bisa melakukan praktik sihir hanyalah mereka yang tidak beriman di dalam Kristus, sedangkan mereka yang beriman di dalam-Nya mereka akan mendapat kuasa Allah yang dahsyat itu dari manifestasi Roh Kudus, Roh Allah yang akan bekerja di dalam kehidupan kita dan kita hanya tinggal menikmati pengalaman-pengalaman dahsyat tersebut.

 

 

Penutup

Hendaklah kita sebagai seorang kristen harus bijaksana, memiliki karunia untuk membeda-bedakan roh sehingga dengan demikian kita bisa melihat mana yang baik mana yang benar, dengan demikian kita bisa membuat kesimpulan yang tidak asal-asalan, tidak ada tuduhan yang terlontarkan.

 

Hendaklah mata kita memandang agar kita tidak tersandung, hendaklah telinga kita terpasang agar kita mendengar, hendaklah kita bijaksana agar tidak tersesat, dengan demikian kita akan mengerti mana yang berasal dari Allah dan mana yang bukan.

 

Jangan kita hanya membiarkan diri kita untuk menghakimi apa yang nampak, karena penghakiman itu tidak adil, mereka tidak melihat yang tak nampak tersebut. Kuasa sihir dan kuasa Allah adalah pekerjaan-pekerjaan dari yang tak nampak karena mereka tidak berasal dari dunia ini, yang kita lihat dengan mata kita hanyalah manifestasi-manifestasi dari sumber kuasa tersebut, baik dari Allah maupun dari Iblis, oleh karena itu hendaklah mata memandang kepada yang tak nampak itu dengan karunia Roh Kudus yaitu membeda-bedakan roh.

 

Itu saja artikel saya kali ini yang berbicara mengenai sihir dalam alkitab, semoga artikel ini sangat berguna bagi kita, semoga kita sekarang bisa melihat dari kedua sisi yaitu dari Allah dan Iblis, darimanakah sumber kuasa tersebut? Hanya kebijaksanaan yang akan menuntun anda, hanya Roh Kudus yang akan menyingkapkannya kepada anda, oleh karena itu serahkanlah diri anda sepenuhnya kepada Roh Kudus dan anda akan mengenalinya.

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak