Binatang Yang Keluar Dari Laut Wahyu 13:1-10
Pendahuluan
Pembahasan kali ini adalah salah satu topik berat yang ada dalam kitab Wahyu dan tidak heran jika ada banyak gereja yang menghindari topik-topik seperti ini, karena memang pembahasannya yang sulit untuk di cerna oleh pemikiran kita. Namun bukan berarti kita meninggalkannya saja, kita tidak boleh menyerah dengan lemahnya pemikiran kita, namun harusnya kita terus belajar dan belajar supaya kita mengerti. Semaksimal mungkin saya memahami binatang yang di maksud dalam kitab Wahyu 13:1-10 ini, dan inilah pembahasan yang bisa saya paparkan kepada saudara
Pembahasan
Binatang yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh ini tidak hanya di lihat oleh Yohanes semata, jika kita terlalu mengandalkan vision dari Yohanes maka kita akan kekurangan informasi. Ada satu nabi dalam perjanjian lama yang juga telah melihat sosok ini, nabi tersebut bernama nabi Daniel dan telah tertulis dalam Daniel 7:1-18.
Dalam penglihatannya, Daniel ada melihat empat sosok binatang yang memiliki rupa yang berbeda-beda, dari keempat binatang itu, Daniel ditarik perhatiannya kepada sosok binatang yang keempat. Daniel 7:7 menjelakan bahwa binatang yang keempat ini sangat jauh berbeda dari binatang-binatang yang lainnya, oleh karena itu Daniel terfokus kepada binatang yang satu ini, dalam penglihatannya juga ia melihat binatang itu memiliki tanduk sepuluh, tentu sosok yang sama seperti yang di lihat oleh Yohanes.
Daniel 7:17 menjelaskan bahwa keempat binatang itu adalah keempat raja yang akan muncul di bumi, lalu Daniel hanya menginginkan penjelasan mengenai binatang yang keempat dan kemudian; ayat 19 menjelaskan bahwa binatang itu memiliki tanduk-tanduk, tanduk-tanduk ini nantinya akan berperang melawan umat pilihan Allah. Tanduk-tanduk ini berbicara mengenai 10 raja yang akan berkuasa di bawah pemerintahan si binatang tersebut, mengingat tanduk ini muncul darinya (Dan. 7:24).
Selain memiliki 10 tanduk, binatang ini juga memiliki 7 kepala yang berarti 7 raja yang memerintah untuk binatang tersebut. Yohanes melengkapi penglihatan nabi Daniel dan tertulis dalam Wahyu 17:10-12. Perihal 7 raja yang di lihat oleh Yohanes ini, ia menjelaskan bahwa; ada lima raja yang telah jatuh, satu raja masih ada dan yang lain akan datang, di katakan bahwa binatang keempat ini menjadi raja kedelapan.
Penafsiran umum mengenai ke enam raja ini ialah raja-raja yang dulunya pernah ada, yang pernah berkuasa atas dunia ini yaitu; Mesir, Asyur, Babel, Media-Persia, Yunani dan kelima kerajaan ini sudah jatuh, lalu pada masa Yohanes ia berkata bahwa “yang satu ada” artinya ia merujuk kepada pemerintahan Romawi, lalu yang ketujuh akan datang dan raja kedelapan adalah binatang itu sendiri.
Lalu siapakah binatang yang keempat ini? Jika ia adalah raja manusia maka tidak mungkin ia bisa hadir di setiap zaman dari masa Mesir hingga akhir zaman, mengingat ketujuh raja ini berasal dari binatang tersebut, saya tidak meyakini raja ini berbicara mengenai manusia. Apakah binatang yang keempat ini berbicara mengenai sistem? Atau apa? Lalu saya menemukan petunjuk bahwa binatang yang keempat ini keluar dari jurang maut dalam tulisan Yohanes di Wahyu 17:8.
Jurang maut dalam menurut pandangan saya bukanlah suatu bahasa kiasan, melainkan ia nyata adanya, hal ini kita bisa melihat dari peristiwa Korah yang memberontak. Pada saat penghakiman terhadap Korah dan pengikutnya kita bisa membaca bahwa ada jurang maut yang menuju sheol terbuka, jadi persoalan jurang maut ini bukanlah persoalan kiasan, tetapi nyata adanya, anda bisa membaca mengenai jurang maut sheol pada artikel saya (Dunia Orang Mati, Menurut Alkitab).
Karena binatang yang keempat ini muncul dari jurang maut, dan jurang maut adalah suatu kenyataan yang ada maka menurut pandangan saya binatang pertama hingga keempat dalam penglihatan Daniel tersebut berbicara mengenai keempat roh jahat yang menguasai dunia, empat Iblis.
Wahyu 9:1-11 berbicara mengenai Abadon yang akan keluar dari jurang maut dan ia di sebut sebagai malaikat jurang maut, hal ini membuktikan bahwa binatang yang keempat yang berasal dari jurang maut itu adalah Iblis. Maka dengan demikian akan menjadi masuk akal jika ke tujuh raja dari sepanjang zaman berasal dari binatang keempat tersebut, karena raja itu adalah Iblis, kita tahu Iblis tidak mengalami kematian seperti kita maka menjadi masuk akal jika ia adalah Iblis.
Wahyu 17:8 menjelaskan bahwa binatang ini telah ada, namun belum ada karena belum muncul dari jurang maut. Wahyu 13:2 sang naga yang saya yakini juga merupakan sosok Iblis, memberikan kekuatan kepada binatang tersebut. Binatang ini telah ada, maka tidak mungkin binatang keempat ini berbicara mengenai sosok raja manusia, mengingat ia telah ada bahkan sejak zaman Yohanes menulis kitab ini, jadi pastilah binatang keempat ini berbicara mengenai Iblis, apalagi ia akan keluar dari jurang maut.
2 Tesalonika 2:9 menjelaskan bahwa kedatangan si anti-kristus adalah pekerjaan-pekerjaan Iblis maka hal ini menjadi semakin masuk di akal jika Iblis menjadi perancang untuk mendatangkan anti-kristus, mengapa? Karena anti-kristus itu sendiri akan berasal dari ke sepuluh tanduk dari binatang yang keempat, dengan demikian, kemunculan anti-kristus memang di kerjakan betul-betul oleh Iblis (Dan. 7:23-24).
Maka saya menafsirkan bahwa binatang yang keluar dari dalam laut ini, atau binatang yang keempat dalam penglihatan Daniel adalah Iblis yang keluar dari jurang maut. Iblis ini menguasai ketujuh kerajaan sepanjang zaman, dan ia akan keluar dan menjadi raja yang kedelapan.
Iblis ini akan memiliki 2 raja yang akan besertanya di akhir zaman, mengingat ada satu kepala yang telah sembuh dan satu kerajaan lagi belum datang, jadi dia akan memiliki dua raja besertanya, lalu dari dua raja tersebut akan ada sepuluh raja yang akan mengikuti Iblis ini, dari kesepuluh raja inilah yang akhirnya akan muncul seorang anti-kristus dan dia akan menganiaya umat-umat Allah Daniel 7:1-28.
Untuk memudahkan pembaca memahami artikel tersebut maka saya telah menyediakan bagan di bawah ini, saya harap pembaca dapat mengerti dari bagan ini;
Wahyu 13:4 menjelaskan akan ada banyak orang yang akan menyembah mereka, dan dengan ucapan sombong mereka mengatakan “Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?” (Wah. 13:4). tentulah hanya Tuhan Yesus saja yang dapat berperang melawan mereka pada saat perang Harmagedon, hal ini pasti akan terjadi. Wahyu 17:13-14 mengatakan bahwa mereka ini memang benar-benar mempersiapkan diri untuk melawan Kristus pada perang Harmagedon. Binatang dan naga ini mempersiapkan pasukan-pasukan manusia mereka untuk melawan Kristus dan yang dipihak-Nya, tentulah kita akan mengetahui hasil akhirnya, kemenangan dengan mudah menjadi bagian Kristus.
Penutup
Jadi berdasarkan penafsiran saya tersebut maka saya dapat simpulkan bahwa keempat binatang yang di lihat oleh nabi Daniel maupun yang di lihat oleh Yohanes adalah Iblis yang keluar dari jurang maut, dan Iblis ini di berikan kuasa oleh sang naga. Tentu saya meyakini bahwa naga ini berbicara mengenai sosok Iblis yang merupakan adalah pemimpin tertinggi mereka.
Ketujuh kepala adalah ketujuh raja yang pernah berkuasa sepanjang zaman dan akan berkuasa, lalu Iblis yang merupakan binatang yang keempat akan menjadi raja kedelapan. Selain itu Iblis ini juga masih memiliki pasukan-pasukan manusianya dari ketujuh tanduk yang siap melayani, ketujuh tanduk ini adalah ketujuh raja yang belum memerintah.
Penafsiran tersebut tidaklah sebuah landasan kebenaran, kita tidak mendasarinya karena peristiwa ini belum terjadi, jadi bisa saja penafsiran yang menurut saya benar justru malah jauh melenceng dari kebenaran, oleh karena itu untuk sejauh ini, penafsiran tersebut hanya akan menjadi teori, menjadi asumsi saya, keyakinan saya terhadap penafsiran ini hanya 50/50, jadi suatu waktu juga akan dapat berubah.
